Rani, Si Peliput Pecinta Sepeda

0

Pedalku.com – Saat rombongan Jelajah Sepeda Manado-Makassar berhenti pit-stop untuk regrouping, istirahat atau makan siang, cewek itu asyik dengan Samsung Galaxy Zoom S4 berwarna putih. Peserta lainnya biasanya ber-selfie-ria, atau berpotret bersama rekan-rekannnya, namun dia memotret dengan cara berbeda, baik suasana atau pemandangan sekitar. Sesaat kemudian, dia tenggelam dalam gadgetnya.

 Chatting, update status atau berkirim ke “yayang” atau keluarga dan kerabat di Jakarta?

Bukan! Apa yang dilakukan Dian Maharani alias Rani itu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh peserta lain. Ya, Rani ~ panggilan akrabnya ~ mengerjakan tugasnya sebagai wartawan Kompas.com, peliput JSMM. Dialah wartawati peliput JSMM. Namun berbeda dengan wartawan lainnya, yang juga mengiringi perjalanan JSMM, Rani juga praktis menjadi “peserta” JSMM. Dia bukan saja hadir sebagai peliput, namun juga menikmati etape demi etape JSMM yang penuh tanjakan, rolling atau panas terik dari atas sepeda.

Dian Maharani Update Berita

Bagi Rani, liputannya bersama tim Jelajah Sepeda Kompas adalah untuk kedua kalinya. Tahun lalu, dia juga dikirim Kompas.com untuk meliput Jelajah Sepeda Sabang-Padang. Saat itu dia bersama wartawan perempuan lain dari tim KompasTV yakni  Arlista Hadhi Putri, yang kali ini tidak berangkat walaupun, katanya, kepingin sekali.

Perjalanan dan peliputan Jelajah Sepeda Sabang Padang itulah yang membuat Rani jatuh cinta kepada sepeda. Saat itu, dia sesekali ikut menggowes bersama Arlista, untuk sekedar membunuh rutinitas di sela peliputan tim jelajah.  “Setelah itu enggak beli sepeda, saya malah beli belnya dulu. Biar semangat, ha-ha,” ujar Rani. Barulah, sekitar bulan Oktober lalu dia membeli sepeda Polygon Xtrada. “Saya beli barengan sama Arlista. Saya beli Polygon Xtrada 5, dia Xtrada 4,” ujar cewek yang 18 Agustus lalu berulang tahun ke-25, tepat saat JSMM mulai start etape 1. Hitung-hitung, JSMM kali ini adalah kado buat ulang tahunnya.

Kesukaannya terhadap sepeda itu, semakin menjadi setelah bermain bersama Kompas Gramedia Cyclist. Rani dan Arlista, misalnya  ikut bergabung saat KGC mengadakan Jambore KGC di Bogor. Praktis baru setahun dia mengenal sepeda. Namun karena sepedanya digunakan dengan baik, tidak hanya untuk dipajang, dia telah memetik hasilnya di JSMM kali ini.

Kayuhannya semakin terlatih, nafasnya semakin teruji. Kini jarak sekitar 20-25 kilometer antara rumahnya di bilangan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan ke kantornya KompasTV di Palmerah, Jakarta Selatan seringkali ditempuh dengan sepeda. “Seringkali juga nyepeda di CFD kalo hari Minggu,” katanya. Rani kini indekost di kawasan Kuningan. Biasanya dia rutin bersepeda dari Pamulang ke Kuningan dulu, meski kantornya di bilangan Palmerah. “Abis gowes, mandi dulu di tempat kost, karena saya meliput di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Kuningan, abis mandi langsung meliput di situ,”ujar  penyuka travelling itu.

Dian Maharani Adventure

“Jakarta kan jalannya datar. Sepeda memang jadi andalan mobilitas saya. Misalnya, kalau mau ketemuan temen di Blok M, ya dari kantor saya sepedaan,” ujarnya. Terbukti kebiasaannya bersepeda itu membekas dan terlihat dia bisa menyelesaikan tanjakan saat latihan tim JSMM ke KM 0 Sentul. Selain bersepeda ke kantor dan beraktivitas, cewek ini seringkali bersepeda ke kawasan Cinere. “Kalau mau main ke UI, dari rumah lewat jalan tanjakan sih kalo mau ke Cinere, “ katanya. Tanjakan jalan Kayumanis atau Jalan Lereng di deket rumahnya  lumayan untuk berlatih.

Rani bukan hanya jago menggowes, dia juga termasuk wartawan yang produktif. Sehari setidaknya dia mengirim artikel hingga tujuh berita untuk terus meng-update setiap peristiwa JSMM. Dia mengerjakannya di sela-sela break di mana pun para peserta JSMM mengaso atau mengistirahatkan dengkulnya.

Satu hal yang membuat dirinya patut mendapat acungan jempol, meliput secara produktif ternyata tidak membuat dirinya tercecer dari rombongan JSMM. Tetap semangat, Kak Rani !!

 

Foto-foto : Facebooknya Rani

Share.

About Author

Work hard, bike harder. By riding a bicycle, I learn the contours of my country best, since i have to sweat up the hills and coast down them.

Komentar Kamu

Skip to toolbar