Sensasi Urban Trail Pertama di Jakarta

0

Pedalku.com – Banyak cara untuk tetap bersenang-senang dan bergembira berlari. Selain lomba-lomba konvensional, para penghobi lari maupun penyelenggara event lari terus mencari hal baru agar olah raga lari semakin menyenangkan. Berlari di lumpur, berlari dengan halangan (obstacle) dan hari Minggu (13 Agustus 2017) lalu untuk pertama kalinya di Indonensia digelar kegiatan HBD RuntoSHop – The Urban Trail. Event tersebut menyambut Hari Belanja Diskon (HBD) yang diselenggarakan Hippindo (Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia).

Berbeda dengan lari trail seperti yang selama ini dikenal ~ yakni berlari di hutan atau gunung ~ berlari trail dalam kota, atau urban trail, adalah modifikasi berlari offroad atau trail, dengan memanfaatkan kontur perkotaan. “Kegiatan ini kami adakan untuk merespon keinginan pelari yang semakin banyak jumlahnya, untuk berlari di lingkungan yang baru dan berbeda,” ujar Fetty Kwartati Ketua Panitia HBD Indonesia.

HBD RuntoSHop – The Urban Trail, yang diikuti sekitar 3.500 peserta dengan kategori 5K dan 10K tersebut mengambil tempat race central di Grand Indonesia, West Mall, Jakarta Pusat. “Lokasi itu sengaja dipilih untuk mendapatkan lokasi race village yang sangat urban,” lanjut Fetty. Kegiatan race dengan tema urban trail adalah yang pertama diadakan di Indonesia, sejalan dengan HBD Indonesia yang juga merupakan kegiatan pertama dan akan berlangsung rutin setiap tahunnya.

“Kami mengupayakan kawasan unik perkotaan, dengan kontur-kontur yang khas, namun tetap menjamin keamanan dan keselamatan pelari,” ujar Safrita Aryana, Race Director, dari IdeaRun, yang menangani manajemen race ini. Di sejumlah titik pelari mendapatkan sensasi perkotaan, misalnya sprinkle yang menyemprotkan air di jalur lintasan, naik turun JPO (Jembatan Penyeberangan Orang), dan melewati boks instalasi berupa kotak kado. Para pelari juga menaiki jembatan penyeberangan orang.

“Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pelari, disediakan marshall yang sangat memadai, selain juga water stations di sejumlah titik, serta petugas medis yang siaga pada lokasi strategis,” kata Safrita. Kejutan lain juga datang dari sambutan sejumlah pramuka yang menyanyikan lagu-lagu perjuangan saat pelari melintasi basement di Grand Indonesia. Para peserta mendapat pengalaman baru di ajang urban trail pertama itu.

Menurut catatan Pedalku, ke depannya penyelengara bisa membuat rute, tantangan maupun halangan (obstacle)  “urban trail” yang lebih menantang. Dengan melibatkan para pengelola mal, atau gedung perkantoran, tangga-tangga gedung, jalan menuju lokasi parkir ke ketinggian tertentu, bisa menjadi variasi urban trail  yang menarik.

Kegiatan utama HBD Indonesia adalah HBD Indonesia, atau Hari Belanja Diskon Indonesia, yang dipersembahkan oleh Hippindo (Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia – HIPPINDO), sebagai bentuk kado ulang tahun ke-72 Republik Indonesia. Gelaran HBD Indonesia dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Agustus 2017 di Gambir Expo, JIExpo Kemayoran. Pameran di Gambir Expo ini akan berlangsung hingga 27 Agustus.

Salah satu hal yang khas dari kegiatan HBD RuntoSHop – The Urban Trail. ini adalah dengan melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus yang diajak berlari bersama. “Tentu saja mereka berlari dengan pendampingan, namun semangatnya adalah mengajak mereka berinteraksi dengan lingkungan secara lebih terbuka,” tutur Fetty. Sekitar 30 anak kisaran usia 13 – 18 tahun dari Sekolah Luar Biasa Asih Budi, Jakarta, tercatat berlari bersama. Mereka berlari sejauh 1,5 km. “Mudah-mudahan hal ini akan menambah nilai pada event kita, selain juga memberi manfaat timbal balik pada kita semua,” kata Fetty lagi. (*)

Share.

About Author

Komentar Kamu

Skip to toolbar