BIKEKULINER: Segarnya Es Dawet Hitam Kangen Kampung BKT

0

Pedalku.com – Lelah habis gowes? Enaknya memang minum yang seger-seger. Apalagi kalau cuaca panas. Dawet hitam dengan santan – gula merah dan es batu, pasti enak banget.

Nah apabila pedalis sedang gowes ke arah timur Jakarta, khususnya daerah Banjir Kanal Timur (BKT), jangan lupa segarkan kondisi tubuh di Dawet Hitam Kangen Kampung. Tempat makan Kangen Kampung ini tepatnya berada di Jl. Jend. R.S. Soekanto, RT. 04/RW. 10, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dari arah Kampung Melayu menyusur BKT ke arah Pondok Kopi, Kangen Kampung ini letaknya setelah perempatan Jl. Raden Inten II. Tak lebih dari 1km dari McDonald’s Buaran. Plang besar dengan tulisan Dawet Hitam di sisi kiri menjadi penanda yang mudah ditemukan.

Saat matahari belum tinggi, tempat duduk di luar menjadi pilihan yang nyaman. Sambil menikmati segarnya Dawet Hitam, pedalis bisa melihat-lihat orang yang lalu-lalang berolahraga di BKT. Alunan musik khas Betawi yang biasa mengiringi Ondel-ondel kadang terdengar dari arah BKT.

Dawet hitam atau dawet ireng itu adalah es cendol yang berasal dari daerah Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Ireng (bahasa Jawa) berarti hitam.

Kalau dawet atau cendol yang biasa kita temui berwarna hijau, dawet ini berwana hitam. Butiran dawet berwarna hitam diperoleh dari abu bakar jerami atau merang yang dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam. Air ini kemudian digunakan sebagai pewarna dawet.

Dawet hitam di Kangen Kampung dilengkapi potongan-potongan kecil buah nangka. Rasa dan aromanya semakin enak banget. Seger deh.

Tak tahan dengan perut yang sudah keroncongan? Pedalis bisa memesan kupat tahu, tahu tek, rujak cingur, rawon atau soto daging di tempat yang sama.

About Author

Work hard, bike harder. By riding a bicycle, I learn the contours of my country best, since i have to sweat up the hills and coast down them.

Komentar Kamu

Skip to toolbar