Thrill Ardent 1.0, Sensasi Membalap di Jalur B2W

4

pedalku.com - Sekitar lima tahun silam, saya agak ragu-ragu untuk bersepeda ke kantor (b2w) menggunakan sepeda jalan raya (roadbike/RB) atau ban tapak sempit. Kondisi jalan yang kurang bagus (saya ber-b2w melewati jalan alternatif) serta trotoar yang amburadul mengurungkan niat saya untuk ber-b2w dengan RB.

Jadi, kala itu pilihannya ya sepeda gunung (MTB) yang menggunakan ban tapak lebar dan profil menyesuaikan jalan rata. Selain pede untuk menghantam lubang yang ada di jalanan, juga tak rikuh untuk naik trotoar kala jalan raya macet. Terlebih didukung dengan fork bersuspensi.

Masalahnya, MTB kurang lincah digunakan untuk menerobos kemacetan atau antrian kendaraan yang merayap di jalanan. Handlebar yang relatif panjang terkadang menyenggol bodi mobil kalau nekat menyelinap di jejeran mobil yang stop and go mencumbu kemacetan.

Namun, semakin ke sini kondisi jalanan membaik. Kalau kemacetan sih … membaik juga hehe…. Maksudnya tambah macet gitu. Dulu saya masih nyaman lewat Jalan MT Haryono dari Cawang sampai Slipi. Sekarang ogah. Lebih baik mencari jalan alternatif yang kondisi jalanan semakin mulus.

Seiring membaiknya kondisi jalanan itu membuat saya memberanikan diri untuk menjajal RB buat ber-b2w. Dan harus diakui, memang menjadi nyaman dan tak lagi waswas mengayuh RB dengan karakternya yang pingin “terbang” (banTER BANGet). Apalagi menggunakan Thrill Ardent 1.0.

Beberapa kali rute b2w saya rekam dan diunggah di Strava. Kebetulan saya gabung di beberapa komunitas. Ternyata tak mengecewakan. Beberapa kayuhan saya masuk dalam 5 besar tercepat di beberapa segmen rute. Padahal saya melakukannya di hari kerja yang relatif ramai dengan kendaraan.

Jika pedalis ingin mencoba RB buat ber-b2w, Thrill Arden 1.0 bisa jadi lirikan. Garapan PT Indonesia Bike Works ini bisa menjadi ancaman merek Polygon sebab Thrill mulai melebarkan sayapnya tak melulu di MTB.

(Baca juga: Polygon, Hati-hati dengan Thrill)

Sebagai gambaran saja, jalur b2w saya membentang sejauh sekitar 20 km dari Jakarta Timur ke Jakarta Barat dengan kontur yang beragam. Begitu juga dengan elevasinya. Dari jalan beton, jalan kampung, sampai jalan provinsi. Trotoarnya hampir semua sekarang sudah yang bagus. Dengan ubin pemandu orang disabilitas di tengah-tengahnya. Namun pinggirannya masih ada yang paving block, sudah ada yang dibeton.

Soal kualitas sepeda produk Thrill sudah tak perlu diragukan lagi. Sudah teruji, terlebih varian BMX-nya tampil di Olimpiade Rio de Jenario Brasil pada 2016. Masalahnya, RB Thrill termasuk varian baru. Pedalku sudah melihat calon jabang bayi ini sewaktu berkunjung ke pabriknya di Gresik, Jawa Timur akhir September 2016.

(Baca juga: BMX Thrill Buatan Indonesia Tampil di Olimpiade Rio 2016)

Tampilan jadi klimis karena kabel “sembunyi”.

Dari sosoknya, Arden 1.0 yang diperkenalkan di awal 2017 tidak kalah dengan RB saat ini. Rangka berliannya yang membesar di headtube-nya menyiratkan kekokohan. Top tube berbentuk segitiga dan sedikit melengkung memancarkan kedinamisan. Sementara jalur kabel yang masuk tubing membuat penampilannya klimis manis.

Frame terbuat dari bahan alloy 6061 hydroformed. Tentu tak seringan karbon, namun cukup ringan. Sekitar 9 koma sekian kilogram. Standar RB. Sementara fork-nya memakai bahan karbon (pro carbon road). Jadi jangan heran ketika diangkat, cenderung berat di bagian belakang.

Mereka yang belum terbiasa mengayuh RB memang perlu adaptasi sebentar. Terutama ketika harus mengayuh sambil berdiri ketika naik jalan layang tapi malas mengoper gigi. Awal mencoba agak gagap karena kurang stabil. Roda depan seperti liar dikendalikan. Namun kalau sudah bisa menemukan iramanya, maka Arden dengan pasangan crankset Tiagra FC-4700 170MM 50-34T dan sprocket Tiagra 4700 11-32T nyaman dipakai buat gowes sambil berdiri. Apalagi didukung dengan penggunakan sepatu ber-cleat.

Ketika dijajal untuk menuju KM 0 Bojongkoneng via Taman Budaya, kombinasi crank dan sprocket bawaan tadi masih bisa “menaklukkan” lima tanjakan aduhainya. Tidak bisa ngicik memang, tapi sepanjang bisa menjaga momentum gulirnya, maka pelan tapi pasti tanjakan demi tanjakan itu bisa dilalui. Bahkan bisa menyalip beberapa sepeda MTB yang saat itu juga menuju ke KM 0 Bojongkoneng.

(Baca juga: Lima Tanjakan Aduhai Menuju KM 0 Bojongkoneng, Sentul)

Nah, jika sudah bisa mengendalikan Ardent ini, maka tinggal menikmati saja sebagai raja jalanan di kemacetan Jakarta. Meliak-liuk di sela-sela kendaraan roda empat yang tak bisa dilakukan oleh motor. Ketika jalanan sedikit kendor dari kemacetan, paculah dengan sekencang-kencangnya. Rem dari Shimano Tiagra BR-4700 siap menghentikan laju Ardent 1.0.

Perpindahan gigi juga mulus sehingga tidak mengganggu saat harus menghentakkan tenaga manakala tiba-tiba harus mengerem karena ada motor muncul di sela-sela antrian mobil yang macet dan kemudian mengejar membuntutinya. Shifter Tiagra SL-4700 2X10SPD yang bahu membahu dengan FD Tiagra FDM-4700 dan RD Tiagra RD-4700 10SPD membuat Ardent seakan-akan liar di kemacetan jalur MPR arah Cawang kala pulang kantor.

Manakala pulang melewati Jalan Iskandarsyah Raya menuju kantor Walikota Jakarta Selatan di kawasan Blok M, ban Kenda Konteder 700X26C memberi rasa kepercayaan diri yang tinggi untuk “jumping” sedikit naik trotoar dan “mengejek” para biker yang antri rapi menunggu lampu merah berganti hijau. (Karena trotoar di kawasan ini diperlebar, maka jalanan di sini hanya menyisakan satu lajur motor di sisi paling kiri).

Yang unik jika pedalis memperhatikan secara detail seat tube maka akan terlihat oval bottom seat tube. Bentuk seperti ini akan membuat pedaling lebih efektif. Model seperti ini sudah digunakan oleh pabrikan sepeda gunung (mountain bike) beberapa dekade lalu. Hasilnya, sepeda buatan mereka –meski berbahan chromolly- masih menjadi sepeda legenda hingga saat ini.

Teknologi lainnya adalah balistic rear triangle yang diklaim mampu meredam guncangan. Lumayan untuk melintasi jalan berkeriting.

Siap diajak ngantor.

Nah, tertarik meminang Ardent? Ada empat seri untuk RB ini, dengan kisaran harga sebagai berikut:

  • Ardent 1.0: Rp9.520.000
  • Ardent 2.0: Rp6.930.000
  • Ardent 3.0: Rp4.780.000
  • Ardent 4.0: Rp4.150.000

(Berbeda dengan kebanyakan produsen sepeda, PT Indonesia Bike Works mengadopsi penomoran semakin kecil nomer semakin tinggi spesifikasinya. Juga semakin mahal harganya.)

Oya, semua produk THRILL bergaransi lima (5) tahun untuk frame dan fork (rigid) dengan pemakaian normal, tidak termasuk frame berbahan carbon dan fork bersuspensi, cek di http://garansi.bikershop.biz

Selain itu, semua desain frame sepeda THRILL mengacu pada geometri tubuh pengendara khususnya Asia.

Berikut spesifikasi lengkap dari Thrill Ardent 1.0

Frame Alloy Hydroformed Frame
Front Fork Carbon With Alloy Steerer
Rear Suspension -
Shift Lever Shimano Tiagra St-4700 2x10sp
Derailleur Rear Shimano Tiagra Rd-4700
Brakes Front Shimano Tiagra Br-4700
Brakes Rear Shimano Tiagra Br-4700
Brake Levers Integrated With Shifter
Pedals -
Crankset Shimano Tiagra Fc-4700
Chain Cover -
Hub Rear -
Hub Front -
Rim -
Spokes Nipples -
Tires Kenda Kontender 700 X 25c
Saddle Thrill Road Pro
Grips -
Rack -
Ukuran 44-46-48-51-54

 

About Author

“When the spirits are low, when the day appears dark, when work becomes monotonous, when hope hardly seems worth having, just mount a bicycle and go out for a spin down the road, without thought on anything but the ride you are taking.” ― Arthur Conan Doyle

4 Comments

Komentar Kamu

Skip to toolbar
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

invoice 00001

invoice 00002

invoice 00003

invoice 00004

invoice 00005

invoice 00006

invoice 00007

invoice 00008

invoice 00009

invoice 00010

invoice 00011

invoice 00012

invoice 00013

invoice 00014

invoice 00015

invoice 00016

invoice 00017

invoice 00018

invoice 00019

invoice 00020

invoice 00021

invoice 00022

invoice 00023

invoice 00024

invoice 00025

invoice 00026

invoice 00027

invoice 00028

invoice 00029

invoice 00030

article 2000001

article 2000002

article 2000003

article 2000004

article 2000005

article 2000006

article 2000007

article 2000008

article 2000009

article 2000010

article 2000011

article 2000012

article 2000013

article 2000014

article 2000015

article 2000016

article 2000017

article 2000018

article 2000019

article 2000020

article 2000021

article 2000022

article 2000023

article 2000024

article 2000025

article 2000026

article 2000027

article 2000028

article 2000029

article 2000030

pusdataru 00001

pusdataru 00002

pusdataru 00003

pusdataru 00004

pusdataru 00005

pusdataru 00006

pusdataru 00007

pusdataru 00008

pusdataru 00009

pusdataru 00010

pusdataru 00011

pusdataru 00012

pusdataru 00013

pusdataru 00014

pusdataru 00015

pusdataru 00016

pusdataru 00017

pusdataru 00018

pusdataru 00019

pusdataru 00020

pusdataru 00021

pusdataru 00022

pusdataru 00023

pusdataru 00024

pusdataru 00025

pusdataru 00026

pusdataru 00027

pusdataru 00028

pusdataru 00029

pusdataru 00030

article 00000001

article 00000002

article 00000003

article 00000004

article 00000005

article 00000006

article 00000007

article 00000008

article 00000009

article 00000010

article 00000011

article 00000012

article 00000013

article 00000014

article 00000015

article 00000016

article 00000017

article 00000018

article 00000019

article 00000020

article 00000021

article 00000022

article 00000023

article 00000024

article 00000025

article 00000026

article 00000027

article 00000028

article 00000029

article 00000030

pemohonan 000001

pemohonan 000002

pemohonan 000003

pemohonan 000004

pemohonan 000005

pemohonan 000006

pemohonan 000007

pemohonan 000008

pemohonan 000009

pemohonan 000010

pemohonan 000011

pemohonan 000012

pemohonan 000013

pemohonan 000014

pemohonan 000015

pemohonan 000016

pemohonan 000017

pemohonan 000018

pemohonan 000019

pemohonan 000020

pemohonan 000021

pemohonan 000022

pemohonan 000023

pemohonan 000024

pemohonan 000025

pemohonan 000026

pemohonan 000027

pemohonan 000028

pemohonan 000029

pemohonan 000030

artikel 000000061

artikel 000000062

artikel 000000063

artikel 000000064

artikel 000000065

artikel 000000066

artikel 000000067

artikel 000000068

artikel 000000069

artikel 000000070

artikel 000000071

artikel 000000072

artikel 000000073

artikel 000000074

artikel 000000075

artikel 000000076

artikel 000000077

artikel 000000078

artikel 000000079

artikel 000000080

artikel 000000081

artikel 000000082

artikel 000000083

artikel 000000084

artikel 000000085

artikel 000000086

artikel 000000087

artikel 000000088

artikel 000000089

artikel 000000090

pengadilan 000031

pengadilan 000032

pengadilan 000033

pengadilan 000034

pengadilan 000035

pengadilan 000036

pengadilan 000037

pengadilan 000038

pengadilan 000039

pengadilan 000040

pengadilan 000041

pengadilan 000042

pengadilan 000043

pengadilan 000044

pengadilan 000045

pengadilan 000046

pengadilan 000047

pengadilan 000048

pengadilan 000049

pengadilan 000050

pengadilan 000051

pengadilan 000052

pengadilan 000053

pengadilan 000054

pengadilan 000055

pengadilan 000056

pengadilan 000057

pengadilan 000058

pengadilan 000059

pengadilan 000060

pengadilan 000061

pengadilan 000062

pengadilan 000063

pengadilan 000064

pengadilan 000065

pengadilan 000066

pengadilan 000067

pengadilan 000068

pengadilan 000069

pengadilan 000070

pengadilan 000071

pengadilan 000072

pengadilan 000073

pengadilan 000074

pengadilan 000075

pengadilan 000076

pengadilan 000077

pengadilan 000078

pengadilan 000079

pengadilan 000080

sport 00011

sport 00012

sport 00013

sport 00014

sport 00015

sport 00016

sport 00017

sport 00018

sport 00019

sport 00020

sport 00021

sport 00022

sport 00023

sport 00024

sport 00025

sport 00026

sport 00027

sport 00028

sport 00029

sport 00030

sport 00031

sport 00032

sport 00033

sport 00034

sport 00035

perkara 0000031

perkara 0000032

perkara 0000033

perkara 0000034

perkara 0000035

perkara 0000036

perkara 0000037

perkara 0000038

perkara 0000039

perkara 0000040

perkara 0000041

perkara 0000042

perkara 0000043

perkara 0000044

perkara 0000045

perkara 0000046

perkara 0000047

perkara 0000048

perkara 0000049

perkara 0000050

perkara 0000051

perkara 0000052

perkara 0000053

perkara 0000054

perkara 0000055

perkara 0000056

perkara 0000057

perkara 0000058

perkara 0000059

perkara 0000060

perkara 0000061

perkara 0000062

perkara 0000063

perkara 0000064

perkara 0000065

perkara 0000066

perkara 0000067

perkara 0000068

perkara 0000069

perkara 0000070

perkara 0000071

perkara 0000072

perkara 0000073

perkara 0000074

perkara 0000075

perkara 0000076

perkara 0000077

perkara 0000078

perkara 0000079

perkara 0000080

news-1701